Soal Stoikiometri Beserta Pembahasan Terengkap!

les sbmptn, bimbel sbmptn, bimbel utbk, biaya bimbel sbmptn, les utbk murah, biaya intensif sbmptn, biaya les intensif sbmptn, bimbel sbmptn murah, les sbmptn murah, biaya les privat sbmptn, biaya les sbmptn, bimbel intensif sbmptn, harga les sbmptn , les intensif sbmptn, les utbk terdekat,bimbel utbk murah, harga bimbel sbmptn, les intensif utbk

Halo sahabat lesprivatsbmptn!

 

Berbicara Soal Stoikiometri adalah cabang ilmu kimia yang mempelajari kuantitas relatif dari zat-zat yang terlibat dalam reaksi kimia. Istilah ini berasal dari bahasa Yunani, dengan “stoikheion” berarti unsur atau elemen, dan “metron” berarti ukuran. Dalam istilah sederhana, Soal Stoikiometri melibatkan perhitungan jumlah relatif dari reaktan dan produk dalam suatu reaksi kimia. Ini menjadi landasan yang penting dalam memahami dan memprediksi hasil dari berbagai reaksi kimia.

baca juga :   bimbel cpns

Dasar-dasar Stoikiometri

les sbmptn, bimbel sbmptn, bimbel utbk, biaya bimbel sbmptn, les utbk murah, biaya intensif sbmptn, biaya les intensif sbmptn, bimbel sbmptn murah, les sbmptn murah, biaya les privat sbmptn, biaya les sbmptn, bimbel intensif sbmptn, harga les sbmptn , les intensif sbmptn, les utbk terdekat,bimbel utbk murah, harga bimbel sbmptn, les intensif utbk

Sumber: Freepik

  1. Hukum Konservasi Massa

Prinsip dasar dalam Soal Stoikiometri adalah hukum konservasi massa, yang menyatakan bahwa dalam suatu reaksi kimia, massa tidak dapat diciptakan atau dihancurkan, hanya dapat berubah bentuk. Dengan kata lain, total massa reaktan harus sama dengan total massa produk.

  1. Rasio Mol

Stoikiometri menggunakan rasio mol untuk menggambarkan hubungan antara berbagai zat dalam suatu reaksi kimia. Mol adalah satuan dasar dalam kimia yang digunakan untuk mengukur jumlah zat. Rasio mol dihitung berdasarkan koefisien stoikiometri dalam persamaan reaksi kimia.

  1. Persamaan Reaksi Kimia

Untuk melakukan perhitungan Soal Stoikiometri, kita membutuhkan persamaan reaksi kimia yang seimbang. Persamaan ini menunjukkan zat-zat yang bereaksi dan produk yang dihasilkan, serta rasio mol antara mereka.

baca juga :   bimbel cpns terbaik

Hukum dasar stoikiometri

les sbmptn, bimbel sbmptn, bimbel utbk, biaya bimbel sbmptn, les utbk murah, biaya intensif sbmptn, biaya les intensif sbmptn, bimbel sbmptn murah, les sbmptn murah, biaya les privat sbmptn, biaya les sbmptn, bimbel intensif sbmptn, harga les sbmptn , les intensif sbmptn, les utbk terdekat,bimbel utbk murah, harga bimbel sbmptn, les intensif utbk

Sumber: Freepik

Beberapa hukum dasar stoikiometri:

  1. Hukum Kekekalan Massa (Hukum Lavoisier)

Hukum ini menyatakan bahwa massa total reagen yang terlibat dalam suatu reaksi kimia sama dengan massa total produk yang dihasilkan. Dengan kata lain, massa tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan dalam suatu reaksi kimia, hanya berubah bentuk.

Contoh: Pada reaksi pembakaran metana (CH₄) dengan oksigen (O₂) untuk membentuk karbon dioksida (CO₂) dan air (H₂O), massa total metana dan oksigen yang bereaksi sama dengan massa total karbon dioksida dan air yang dihasilkan.

  1. Hukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust)
Baca juga :   Cara Membuat Jadwal UTBK yang Efektif

Hukum ini menyatakan bahwa dalam suatu senyawa kimia yang murni, unsur-unsur selalu terkombinasi dalam perbandingan berat yang tetap. Dengan kata lain, komposisi relatif unsur-unsur dalam senyawa tertentu akan selalu sama.

Contoh: Dalam air (H₂O), perbandingan berat hidrogen dan oksigen adalah 1:8, yang berarti setiap 1 gram hidrogen akan selalu terikat dengan 8 gram oksigen.

  1. Hukum Perbandingan Gaya Kombinasi (Hukum Gay-Lussac)

Hukum ini menyatakan bahwa ketika dua gas bereaksi untuk membentuk produk gas, volum gas-gas tersebut dan suhu harus diukur dalam kondisi yang sama, dan rasio volume gas reaktan dan produk akan memiliki perbandingan angka yang sederhana.

Contoh: Pada reaksi pembentukan amonia (NH₃) dari nitrogen (N₂) dan hidrogen (H₂), jika volume nitrogen dan hidrogen yang bereaksi adalah 1:3, maka volume amonia yang dihasilkan juga akan menjadi 1:3, asalkan suhu dan tekanan tetap.

  1. Hukum Volume Gabungan (Hukum Avogadro)

Hukum ini menyatakan bahwa volume gas-gas pada suhu dan tekanan yang sama akan berbanding langsung dengan jumlah mol gas-gas tersebut. Dengan kata lain, dalam kondisi yang sama, volume gas-gas akan bertambah atau berkurang secara proporsional dengan jumlah molnya.

Contoh: Jika 1 mol gas hidrogen dan 1 mol gas oksigen bereaksi untuk membentuk air, volume air yang dihasilkan akan sama dengan jumlah total volume gas hidrogen dan oksigen yang bereaksi.

baca juga :   les cpns jakarta

Contoh Penerapan Stoikiometri

les sbmptn, bimbel sbmptn, bimbel utbk, biaya bimbel sbmptn, les utbk murah, biaya intensif sbmptn, biaya les intensif sbmptn, bimbel sbmptn murah, les sbmptn murah, biaya les privat sbmptn, biaya les sbmptn, bimbel intensif sbmptn, harga les sbmptn , les intensif sbmptn, les utbk terdekat,bimbel utbk murah, harga bimbel sbmptn, les intensif utbk

Sumber: Freepik

Mari kita gunakan hukum-hukum dasar tersebut untuk contoh Soal Stoikiometri sederhana:

Reaksi:

2H2+O2→2H2O2H₂ + O₂ Jika kita memiliki 4 mol gas hidrogen (H₂) dan 2 mol gas oksigen (O₂), berapa mol air (H₂O) yang akan dihasilkan?

 

Solusi:

Tentukan reaksi yang diberikan dan identifikasi stoikiometri reaksi. Bandingkan jumlah mol dari masing-masing reagen dengan koefisien stoikiometri dalam persamaan reaksi.Untuk hidrogen: 4 mol×2=8 mol H2O4

Untuk oksigen: 2 mol×1=2 mol

H2 O2 mol×1=2 mol

Tentukan reagen yang membatasi (reagen yang jumlah molnya paling sedikit). Dalam kasus ini, oksigen adalah reagen yang membatasi.

Baca juga :   Makin Pede Ikut SNBT Melalui Les Intensif SNBT

Hitung jumlah mol air yang dihasilkan berdasarkan reagen yang membatasi. 2 mol O2×2=4 mol H2O2

Jadi, 4 mol gas hidrogen dan 2 mol gas oksigen akan menghasilkan 4 mol air.

baca juga :   les cpns

Soal Pilihan Ganda

les sbmptn, bimbel sbmptn, bimbel utbk, biaya bimbel sbmptn, les utbk murah, biaya intensif sbmptn, biaya les intensif sbmptn, bimbel sbmptn murah, les sbmptn murah, biaya les privat sbmptn, biaya les sbmptn, bimbel intensif sbmptn, harga les sbmptn , les intensif sbmptn, les utbk terdekat,bimbel utbk murah, harga bimbel sbmptn, les intensif utbk

Sumber: Freepik

1. Berapa mol dari H2O yang dihasilkan jika 2 mol H2 direaksikan dengan 1 mol O2 menurut reaksi berikut ini: H2​+O2​→2H2​O

a) 1 mol

b) 2 mol

c) 3 mol

d) 4 mol

 

Pembahasan: Jawaban yang benar adalah a) 1 mol. Dari koefisien reaksi, kita tahu bahwa setiap 2 mol H2 menghasilkan 2 mol H2O. Karena hanya ada 2 mol H2 yang direaksikan, maka akan dihasilkan 2 mol H2O. Jadi, jawaban yang benar adalah a) 1 mol.

 

2. Berapa gram KCl yang dihasilkan jika 50.0 gram K2CO3 direaksikan dengan 75.0 gram HCl menurut reaksi berikut ini: K2​CO3​+2HCl→2KCl+H2​O+CO2​

a) 46.0 g

b) 61.0 g

c) 92.0 g

d) 122.0 g

 

Pembahasan: Jawaban yang benar adalah a) 46.0 g. Pertama, kita perlu menentukan zat pembatas dalam reaksi tersebut. Kita perlu mengonversi massa K2CO3 dan HCl ke mol, kemudian bandingkan koefisien reaksinya. Setelah menentukan zat pembatas, kita dapat menghitung massa KCl yang dihasilkan dengan menggunakan hubungan stoikiometri.

 

3. Berapa banyak mol NH3 yang dibutuhkan untuk mereaksikan dengan 3 mol O2 dalam pembakaran sempurna: 4NH3​+5O2​→4NO+6H2​O

a) 3 mol

b) 4 mol

c) 5 mol

d) 6 mol

 

Pembahasan: Jawaban yang benar adalah b) 4 mol. Dari koefisien reaksi, kita tahu bahwa untuk setiap 4 mol NH3 yang direaksikan, diperlukan 5 mol O2. Jadi, jika 3 mol O2 direaksikan, maka akan membutuhkan 35×4=2.4\frac{3}{5} \times 4 = 2.453​×4=2.4 mol NH3. Namun, karena kita tidak bisa memiliki pecahan mol, maka kita membutuhkan minimal 4 mol NH3.

 

4. Berapa banyak oksigen (O2) yang diperlukan untuk mereaksikan dengan 20 gram hidrogen (H2) dalam pembakaran sempurna: 2H2​+O2​→2H2​O

a) 5.6 g

b) 11.2 g

Baca juga :   Belajar Tes Matematika Dasar dengan Mudah

c) 22.4 g

d) 44.8 g

 

Pembahasan: Jawaban yang benar adalah c) 22.4 g. Pertama, kita perlu mengonversi massa H2 ke mol, kemudian menggunakan rasio stoikiometri dari reaksi untuk menemukan berapa banyak O2 yang dibutuhkan.

 

5. Dalam reaksi berikut, berapa banyak mol C2H6 yang dibutuhkan untuk mereaksikan dengan 6 mol O2: 2C2​H6​+7O2​→4CO2​+6H2​O

a) 3 mol

b) 4 mol

c) 6 mol

d) 12 mol

Pembahasan: Jawaban yang benar adalah b) 4 mol. Dari koefisien reaksi, kita tahu bahwa untuk setiap 2 mol C2H6 yang direaksikan, diperlukan 7 mol O2. Jadi, jika 6 mol O2 direaksikan, maka akan membutuhkan 67×2=1.71 mol C2H6. Karena kita tidak bisa memiliki pecahan mol, maka kita membutuhkan minimal 4 mol C2H6.

 

6. Berapa banyak mol H2SO4 yang dapat dihasilkan dari 4 mol H2O jika reaksinya adalah sebagai berikut: 2H2O+SO2→H2SO4 ​

a) 2 mol

b) 4 mol

c) 6 mol

d) 8 mol

 

Pembahasan: Jawaban yang benar adalah a) 2 mol. Dari koefisien reaksi, kita tahu bahwa untuk setiap 2 mol H2O yang direaksikan, dihasilkan 1 mol H2SO4. Jadi, jika 4 mol H2O direaksikan, maka akan dihasilkan 2 mol H2SO4.

 

7. Berapa gram NaCl yang dapat dihasilkan dari 50.0 gram Na dan 75.0 gram Cl2 jika reaksinya adalah sebagai berikut? 2NaCl2Na+Cl2​→2NaCl

a) 58.5 g

b) 117 g

c) 175 g

d) 232.5 g

 

Pembahasan: Jawaban yang benar adalah a) 58.5 g. Pertama, kita perlu menentukan zat pembatas dalam reaksi tersebut. Kita perlu mengonversi massa Na dan Cl2 ke mol, kemudian bandingkan koefisien reaksinya. Setelah menentukan zat pembatas, kita dapat menghitung massa NaCl yang dihasilkan dengan menggunakan hubungan stoikiometri.

Jadi, apa lagi yang ditunggu? Hubungi kami segera di line telepon  (021) 77844897  atau kamu juga bisa menghubungi kami melalui  085810779967 . Klik  www.lesprivatsbmptn.id  untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

 

Sampai jumpa di lesprivatsbmptn.id

 

Referensi :

 

1.antaranews.com

2.berita7.net

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tim Les Privat SBMPTN.id ada disini untuk membantu Anda. Konsultasikan kebutuhan Les SBMPTN Anda kepada tim kami.
Scroll to Top
Scroll to Top